Universitas Trunojoyo Madura

TRANSLATOR

Friday, 30 March 2018

On 06:23 by sisman utm in    No comments

 Alhamdulillah, Laboratorium sistem manufaktur jurusan Teknik Industri Universitas TrunojoyoMadura (UTM) pada tanggal 30-1-2018 kini telah menghadirkan sebuah mesin baru yaitu mesin hot press generasi kedua. Lalu apa bedanya dengan mesin hot press generasi pertama?, dari istilahnya saja sudah dapat diketahui bahwa mesin hot press generasi kedua ini dibuat setelah adanya mesin hot press yang pertama. Pastilah mesin hot press ini merupakan hasil inovasi terbaru dari mesin hot press generasi pertama.
Mesin hot press generasi kedua ini tidak jauh berbeda dengan hot press generasi pertama, hanya saja mesin ini memiliki kelebihan lain yaitu sudah di setting otomatis dengan memberikan beberapa komponen tambahan yaitu adanya hidrolik dan pneumatik, serta dengan cetakan yang lebih lebar lagi. Fungsi dari hidrolik dan pneumatik yaitu sebagai penggerak otomatis pada saat menekan produk ketika mesin beroperasi. Tentunya gaya yang dihasilkan oleh hidrolik saat proses penekanan akan lebih besar. Hal ini membutuhkan kompresor untuk memberi tekanan yang lebih besar pada saat proses pengepresan dan produk yang dihasilkan memiliki tekstur yang lebih padat dan maksimal.

Dengan adanya penambahan pada komponen, tentunya proses pengoperasian mesin ini juga berbeda dengan mesin hot press generasi pertama. Berikut merupakan prosedur pengoperasian Mesin Hot press otomatis :
1.        Menyiapkan mesin.
2.        Menghubungkan kabel dengan stop kontak.
3.        Menyalakan kompressor
4.        Menghidupkan mesin.
5.        Jangan lupa menggunakan perlengkapan K3 dalam menggunakan mesin.
6.        Tekan tombol paling atas untuk mengangkat/ menaikkan penutup bagian atas.
7.        Menyiapkan bahan baku untuk dibuat produk.
8.        Memasukkan bahan baku ke dalam cetakan secara merata.
9.        Menurunkan penutup atas dengan menekan tombol tengah.
10.    Mengatur suhu (180o C).
11.    Menekan tombol paling bawah untuk proses penekanan secara perlahan.
12.    Menyalakan pemanas.
13.    Menunggu hingga suhu mencapai 180o C.
14.    Diamkan selama 5 menit.
15.    Pemanas dimatikan.
16.    Menunggu hingga suhu menjadi normal kembali.
17.    Menekan tombol paling atas untuk menaikkan penutup atas.
18.    Mengambil produk yang sudah diproses.
19.    Mematikan mesin kompressor dan mesin hot press otomatis.
20.    Mencabut kabel pada stop kontak.

Perlu diketahui bahwasannya mesin ini dibuat sendiri oleh tangan mahasiswa Teknik Industri UTM di Lab. Sisman sebagai topik tugas akhir. Hal ini dapat dijadikan motivasi oleh mahasiswa lainnya, bahwa Teknik Industri juga mampu menghasilkan sebuah karya berupa mesin dan produk lain yang lebih berinovasi.

Link Video :

Ig : @lab_sismanutm
Terimakasih.

0 comments:

Post a Comment